Pedoman Penulisan Gelar sesuai PUEBI

toga

Bagi seseorang yang mengenyam pendidikan tinggi akan mendapatkan tambahan gelar pada namanya. Gelar bisa terletak di depan nama dan dibelakang nama yang ditulis dalam bentuk singkatan. Dalam penulisan gelar terdapat beberapa aturan yang harus diketahui agar tidak terjadi kesalahan. Karena gelar tersebut mengandung suatu informasi yang mungkin diperlukan bagi orang lain. Sehingga, jika terjadi kesalahan dalam penulisan nama gelar dapat menyebabkan kesalahpahaman oleh orang lain. Pedoman penulisan gelar telah termuat dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Pedoman Penulisan Gelar

Aturan penulisan gelar yang terdapat dalam PUEBI yang berlaku di Indonesia, yaitu :

  1. Gelar ditulis sebelum atau sesudah nama pemilik gelar.
  2. Gelar ditulis menggunakan tanda titik antara satu huruf dengan huruf yang lain pada singkatan gelar.
  3. Nama orang yang menyandang gelar dengan gelar yang dimiliki dipisahkan menggunakan tanda koma.
  4. Apabila gelar yang dimiliki lebih dari satu, maka harus dipisahkan menggunakan tanda koma antara gelar yang satu dengan yang lain.

Contoh Penulisan Gelar

Berikut ini beberapa contoh nama gelar dan singkatannya yang berlaku dan umum digunakan di Indonesia.

Penulisan Gelar Program Diploma

  • Diploma satu (D1), untuk profesional ahli pratama disingkat A.P

Contoh: Vina Yulaika, A.P.Par. (Ahli Pratama Pariwisata)

  • Diploma dua (D2), untuk profesional ahli muda disingkat A.Ma

Contoh: Vina Yulaika, A.Ma.Pd. (Ahli Muda Pendidikan)

  • Diploma tiga (D3), untuk profesional ahli madya disingkat A.Md

Contoh: Vina Yulaika, A.Md.Bid. (Ahli Madya Kebidanan)

Penulisan Gelar Sarjana (S1)

  • S.Ag. (Sarjana Agama)

Contoh: Vina Yulaika, S.Ag.

  • S.Pd. (Sarjana Pendidikan)

Contoh: Vina Yulaika, S.Pd.

  • S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam)

Contoh: Vina Yulaika, S.Pd.I.

  • S.Psi. (Sarjana Psikologi)

Contoh: Vina Yulaika, S.Psi.

  • S.Sos. (Sarjana Sosial)

Contoh: Vina Yulaika, S.Sos.

  • S.E. (Sarjana Ekonomi)

Contoh: Vina Yulaika, S.E.

  • S.H. (Sarjana Hukum)

Contoh: Vina Yulaika, S.H.

Penulisan Gelar Magister (S2)

  • M.Si. (Magister Sains)

Contoh: Vina Yulaika, M.Si.

  • M.Psi. (Magister Psikologi)

Contoh: Vina Yulaika, M.Psi.

  • M.Kom. (Magister Komputer)

Contoh: Vina Yulaika, M.Kom.

  • M.M. (Magister Manajemen)

Contoh: Vina Yulaika, M.M.

  • M.Hum. (Magister Humaniora)

Contoh: Vina Yulaika, M.Hum.

  • M.Sn. (Magister Seni)

Contoh: Vina Yulaika, M.Sn.

  • M.Pd. (Magister Pendidikan)

Contoh: Vina Yulaika, M.Pd.

Pedoman Penulisan Gelar Doktor (S3)

Untuk gelar doktor (S3) lulusan dari perguruan tinggi dalam negeri penulisannya disingkat menjadi Dr. (Doktor) yang diletakkan di depan nama penyandang gelar. Walaupun bidang keilmuannya berbeda-beda gelar untuk S3 tetap sama. Hal tersebut berbeda dengan gelar yang disingkat “dr.” untuk seseorang yang ahli dalam bidang medis (dokter).

Contoh: Dr. Vina Yulaika

Penulisan Gelar Rangkap

Seringkali seseorang memperoleh gelar lebih dari satu. Hal ini umum terjadi karena yang bersangkutan lulus dari perguruan tinggi dengan bidang keilmuan yang berbeda. Penulisannya diurutkan dari urutan tahun perolehan.

Contoh:

  • Vina Yulaika, S.Pd., S.E.
  • Vina Yulaika, S.H., M.Psi.

Gelar mengandung informasi yang penting sehingga dalam penulisannya harus benar dan sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) yang berlaku di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here